Thursday, 27/7/2017 | : : UTC+7
BPBD Kabupaten Blitar – Wlingi

KBRI, 19 Mahasiswa Asal Indonesia Di Evakuasi Pasca Gempa Jepang

KBRI, 19 Mahasiswa Asal Indonesia Di Evakuasi Pasca Gempa Jepang

Banyak mahasiswa dari Indonesia yang melanjutkan study pendidikanya di negara Jepang. Pada Sabtu, 16 April 2016 lalu wilayah jepang tepatnya di Kumamoto telah terjadi gempa dengan magnitudo 7 skala richter. sebanyak 19 mahasiswa Jepang yang berasal dari Indonesia di evakuasi ke Fukuoka.

Dikutip dari Antara, Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo Alinda M Zain dalam keterangan pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis menyatakan melihat situasi di Kumamoto yg kurang kondusif, sejak Selasa, (19/4) KBRI telah melakukan evakuasi 19 mahasiswa ke Fukuoka. Tindakan ini dipimpin langsung oleh Koordinasi Fungsi (Atase) Protokol dan Konsuler KBRI Tokyo yang hadir di Kumamoto bekerja sama dengan Konsulat Jenderal RI di Osaka.

Atase Protokol dan Konsuler KBRI Tokyo masih berada di Kumamoto untuk memimpin proses perlindungan WNI. Alinda mengatakan sistem manajemen bencana di Jepang sudah sangat baik. Penanganan seluruh warga, baik orang Jepang maupun warga asing diperlakukan sama sehingga tidak mungkin terjadi penelantaran warga yg terkena musibah

Saat tim KBRI tiba di Kumamoto, mahasiswa Indonesia dan warga negara Indonesia lainnya sudah berada di shelter-shelter yg disediakan kampus dan pemerintah lokal Kuyakuso, Dia menegaskan di Kumamoto, jumlah mahasiswa Indonesia bukan 320 orang, tetapi sekitar 60 orang saja. “Dengan begitu, info yang mengatakan jumlah tersebut 320 orang, tidak akurat dan tidak dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Tim KBRI Tokyo adalah tim bantuan kedutaan dari negara ASEAN yang paling awal yang berhasil tiba di Kumamoto, yaitu Sabtu siang (16/4). Saat itu, Bandara Kumamoto masih ditutup akibat gempa dan Kereta Api Shinkansen pun juga tidak beroperasi. Melalui Bandara Fukuoka, Tim KBRI Tokyo berhasil menembus rintangan dan dapat mencapai Kumamoto untuk membantu WNI dan Warga Jepang yang menjadi korban, katanya.

KBRI Tokyo sudah menjalin kontak dengan korban di Kumamoto sejak hari pertama terjadinya gempa melalui Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Kumamoto dan Ketua Fumiku (Persaudaraan Muslim Kumamoto) dan profesor Jepang yang mengajar di Universitas Kumamoto. Untuk komunikasi dengan WNI di Jepang, sejak tahun 2010 KBRI Tokyo memiliki “hotline” yang siaga 24 jam yang semakin disebarluaskan lagi ke WNI di terutama di daerah bencana. Setiap perangkat telepon seluler Indonesia yang tiba di Jepang maka nomor Hotline KBRI Tokyo akan langsung masuk ke perangkat itu.

Sementara itu, lima warga negara Indonesia (WNI) korban gempa Kumamoto yang dievakuasi telah tiba Tokyo, Rabu (20/4) pukul 23.35 waktu setempat. Mereka disambut langsung oleh Duta Besar RI untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra beserta staf di KBRI Tokyo, kata siaran pers KBRI di Jepang yang diterima di Jakarta, Rabu (20/4) malam.

Menurut siaran pers itu, kelima korban yang dievakuasi itu dalam keadaan sehat, walaupun kelelahan akibat situasi di daerah gempa dan perjalanan jauh Kumamoto-Tokyo. “Kami telah menyiapkan tempat penampungan sementara bagi kawan-kawan yang dievakuasi ke Tokyo ini. Lokasinya berdekatan dengan KBRI Tokyo guna memudahkan penanganan,” kata Yusron.

Kelima warga atau mahasiswa Indonesia yang memilih evakuasi ke Tokyo adalah Dita Primaoktasa, Fatin Adriati, Muhammad Fikri Ramadhana, Bondan Suwandi, dan Harry Susanto.

Bagikan ke Akun Jaringan Sosial :

FacebookTwitterGoogleTumblrPinterest


About

Redaksi bertugas sebagai penyunting dan penerbit sekaligus editor untuk isi dari semua website yang ada dihalaman website BPBD Kabupaten Blitar, sekaligus bertanggungjawab atas keterangan semua isi berita yang telah diterbitkan. Mengatur penjadwalan penerbitan berita dan mendesain isi berita agar menarik dan komunikatif. Bagi siapapun yang ingin berpartisipasi untuk mengirimkan informasi maupun berita agar diterbitkan di halaman website BPBD Kab Blitar ini bisa langsung mengirimkan email ke redaksi@bpbdkabblitar.info untuk lebih lanjutnya akan ditinjau ulang dan diterbitkan.

Kabupaten Blitar memiliki, luas wilayah ±1.588,79 Km², 22 Kecamatan, 248 Desa/Kelurahan serta jumlah penduduk 1.116.639 . Secara Geografis terletak pada 112°19'32"E Bujur Timur dan 8°4'43"S Lintang Selatan.

Ikuti Kami

  • 100 ribu orang terdampak banjir di NTB, sebagian ditampung di lantai dua masjid-masjid https://t.co/sMK8gSSDLh https://t.co/oXPZG38J7G - https://t.co/sMK8gSSDLh 1 month ago

  • Beberapa Bencana Alam Yang Terjadi pada Akhir Tahun 2016 https://t.co/hQ7z8DQ1Em https://t.co/z2v7pdLuIg - https://t.co/hQ7z8DQ1Em 1 month ago

  • Sering gempa, warga Aceh ‘harus siap hidup bersama bencana’ https://t.co/XYdGn2wZPM https://t.co/6EsvknuIVt - https://t.co/XYdGn2wZPM 1 month ago

Galeri Kami

    Kontak Kami

    Kontak

    Email: admin@bpbdkabblitar.info

    Phone: 0342- 692819

    Fax: 0342- 692819

    Address: Jl. Bromo No.3 Wlingi - Blitar