Thursday, 27/7/2017 | : : UTC+7
BPBD Kabupaten Blitar – Wlingi

Tanah Longsor, Jalan Nasional Solok Selatan Sumatera Barat

Tanah Longsor, Jalan Nasional Solok Selatan Sumatera Barat

Musim hujan belum selesai, Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat dilanda hujan Hujan deras sejak Jum’at 22 April 2016 yang menyebabkan bencana tanah longsor dan mengakibatkan jalan nasional tertimbun longsor dan terendam air.

Dikutip dari Antara, Wali Nagari Pakan Rabaa Utara, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Novera Wandra, saat dihubungi Jumat malam, menyebutkan dari laporan warganya terdapat sejumlah longsoran tanah dan luapan sungai kecil di sepanjang jalan nasional yang melintasi daerah itu.

Ia menyebutkan, longsoran material terjadi di daerah Batuang Bajawek. Longsoran material akibat pembukaan jalan ini mengakibatkan jalan nasional tertimbun lumpur serta bebatuan. “Tanah dari pembukaan jalan itu terus tergerus oleh air. Selain itu, saluran air lebih tinggi dari jalan dan polongan air sudah tertimbun oleh lumpur dan batu sehingga air melimpah ke jalan,” katanya.

Dia menambahkan, sekitar satu hektare lahan persawahan warga yang baru ditanami padi yang juga berada di daerah Batuang Bajawek, terendam banjir dan tertimbun lumpur yang dibawa air. “Sungai kecil yang berada di daerah itu meluap karena pendangkalan, sehingga air meluap ke sawah warga dan jalan nasional,” katanya.

Di daerah Pinang Balirik, katanya, sungai kecil yang berada di daerah itu tidak mampu menampung air dan melimpah ke jalan nasional. “Kondisi serupa juga di dekat Pasar Sungai Kalu. Air melimpah ke jalan nasional karena adanya gorong-gorong yang tersumbat material. Luapan air dari sungai kecil itu bukan hanya terjadi saat hujan,” katanya.

Terkait kondisi itu, sebutnya, pihaknya telah melaporkannya ke pemerintah provinsi. Namun, karena jalan tersebut kini telah naik status menjadi jalan nasional, maka kewenangannya berada pada pemerintah pusat.”Kami berharap segera ada tindakan, longsoran material dan luapan sungai kecil itu tidak menyebabkan kerusakan rumah warga dan korban jiwa.

Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Sumardianto menyebutkan terkait hujan yang melanda daerah pada Jumat sore hingga malam, pihaknya belum mendapatkan laporan adanya bencana alam. “Saya belum dapat laporan adanya bencana alam. Nanti kalau ada laporan, akan kami teruskan ke rekan-rekan wartawan,” katanya.

Bagikan ke Akun Jaringan Sosial :

FacebookTwitterGoogleTumblrPinterest


About

Redaksi bertugas sebagai penyunting dan penerbit sekaligus editor untuk isi dari semua website yang ada dihalaman website BPBD Kabupaten Blitar, sekaligus bertanggungjawab atas keterangan semua isi berita yang telah diterbitkan. Mengatur penjadwalan penerbitan berita dan mendesain isi berita agar menarik dan komunikatif. Bagi siapapun yang ingin berpartisipasi untuk mengirimkan informasi maupun berita agar diterbitkan di halaman website BPBD Kab Blitar ini bisa langsung mengirimkan email ke redaksi@bpbdkabblitar.info untuk lebih lanjutnya akan ditinjau ulang dan diterbitkan.

Kabupaten Blitar memiliki, luas wilayah ±1.588,79 Km², 22 Kecamatan, 248 Desa/Kelurahan serta jumlah penduduk 1.116.639 . Secara Geografis terletak pada 112°19'32"E Bujur Timur dan 8°4'43"S Lintang Selatan.

Ikuti Kami

  • 100 ribu orang terdampak banjir di NTB, sebagian ditampung di lantai dua masjid-masjid https://t.co/sMK8gSSDLh https://t.co/oXPZG38J7G - https://t.co/sMK8gSSDLh 1 month ago

  • Beberapa Bencana Alam Yang Terjadi pada Akhir Tahun 2016 https://t.co/hQ7z8DQ1Em https://t.co/z2v7pdLuIg - https://t.co/hQ7z8DQ1Em 1 month ago

  • Sering gempa, warga Aceh ‘harus siap hidup bersama bencana’ https://t.co/XYdGn2wZPM https://t.co/6EsvknuIVt - https://t.co/XYdGn2wZPM 1 month ago

Galeri Kami

    Kontak Kami

    Kontak

    Email: admin@bpbdkabblitar.info

    Phone: 0342- 692819

    Fax: 0342- 692819

    Address: Jl. Bromo No.3 Wlingi - Blitar