Sunday, 30/7/2017 | : : UTC+7
BPBD Kabupaten Blitar – Wlingi

KAI Semarang Petakan 15 Titik Jalur KA Rawan Banjir Dan Longsor

KAI Semarang Petakan 15 Titik Jalur KA Rawan Banjir Dan Longsor

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi IV Semarang memetakan adanya 15 titik perlintasan yang rawan banjir dan tanah longsor di wilayah operasinya.

Kepala Humas PT KAI Daops IV Semarang Gatut Sutiyatmoko di Semarang, Selasa.
“Pada Juni dan Juli 2016, curah hujan di beberapa kota masih cukup tinggi sehingga rawan banjir dan tanah longsor,”.

Ia menyebutkan KAI Semarang bertanggung jawab mengamankan jalur kereta api (KA) sepanjang 168 kilometer yang masuk wilayah operasinya, mulai Petarukan hingga Bojonegoro, Jawa Timur.

Sebanyak 15 titik rawan banjir dan tanah longsor itu, kata dia, yakni Petarukan, Kahuripan, dan Kalibodri masing-masing satu titik, dan empat titik dari Kaliwungu hingga Mangkang. “Dua titik terpantau di kawasan Poncol, kemudian Gubug, Grobogan sebanyak satu titik, demikian pula Karangjati, Gambringan, Randu Blatung, Bojonegoro, dan Kedungjati,” katanya.

Pihaknya akan melakukan langkah antisipatif untuk menjamin kelancaran perjalanan KA selama arus balik dan mudik Lebaran 1437 Hijriah, khususnya di titik-titik rawan banjir dan tanah longsor itu.

Gatut mengatakan perjalanan KA akan diupayakan tidak mengalami keterlambatan dengan langkah antisipatif yang dilakukan, seperti penguatan pada struktur rel KA di titik-titik rawan tersebut. “Pemeriksaan rutin terhadap jalur rel terus kami lakukan, pengukuran ketinggian bantalan dan kabel-kabel persinyalan, serta perbaikan drainase di sekitar jalur rel KA,” katanya.

Untuk memastikan pengawasan berjalan efektif, KAI Semarang menyiagakan petugas ekstra, kemudian juru penilik jalan (JPJ) yang biasanya beroperasi dua kali sehari ditingkatkan. “Biasanya petugas JPJ bertugas sebanyak dua kali dalam sehari, namun pada momentum Ramadhan dan Lebaran ini ditingkatkan menjadi empat kali dalam sehari,” katanya.

Selain itu, kata dia, alat material untuk siaga (AMUS), berupa katung berisi pasir, batu, kricak, dan lain sebagainya disiagakan untuk mengantisipasi jika terjadi gangguan perjalanan.

Sumber: Antara

Bagikan ke Akun Jaringan Sosial :

FacebookTwitterGoogleTumblrPinterest


About

Redaksi bertugas sebagai penyunting dan penerbit sekaligus editor untuk isi dari semua website yang ada dihalaman website BPBD Kabupaten Blitar, sekaligus bertanggungjawab atas keterangan semua isi berita yang telah diterbitkan. Mengatur penjadwalan penerbitan berita dan mendesain isi berita agar menarik dan komunikatif. Bagi siapapun yang ingin berpartisipasi untuk mengirimkan informasi maupun berita agar diterbitkan di halaman website BPBD Kab Blitar ini bisa langsung mengirimkan email ke redaksi@bpbdkabblitar.info untuk lebih lanjutnya akan ditinjau ulang dan diterbitkan.

Kabupaten Blitar memiliki, luas wilayah ±1.588,79 Km², 22 Kecamatan, 248 Desa/Kelurahan serta jumlah penduduk 1.116.639 . Secara Geografis terletak pada 112°19'32"E Bujur Timur dan 8°4'43"S Lintang Selatan.

Ikuti Kami

  • 100 ribu orang terdampak banjir di NTB, sebagian ditampung di lantai dua masjid-masjid https://t.co/sMK8gSSDLh https://t.co/oXPZG38J7G - https://t.co/sMK8gSSDLh 2 months ago

  • Beberapa Bencana Alam Yang Terjadi pada Akhir Tahun 2016 https://t.co/hQ7z8DQ1Em https://t.co/z2v7pdLuIg - https://t.co/hQ7z8DQ1Em 2 months ago

  • Sering gempa, warga Aceh ‘harus siap hidup bersama bencana’ https://t.co/XYdGn2wZPM https://t.co/6EsvknuIVt - https://t.co/XYdGn2wZPM 2 months ago

Galeri Kami

    Kontak Kami

    Kontak

    Email: admin@bpbdkabblitar.info

    Phone: 0342- 692819

    Fax: 0342- 692819

    Address: Jl. Bromo No.3 Wlingi - Blitar