Thursday, 27/7/2017 | : : UTC+7
BPBD Kabupaten Blitar – Wlingi

Mitigasi Bencana Berbasis Aplikasi Android

Mitigasi Bencana Berbasis Aplikasi Android

Tanah longsor menjadi salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia, terutama saat musim hujan. Bahkan bencana kerap menelan banyak korban, apalagi jika terjadi di daerah yang sulit diakses sehingga penanganan pun menjadi terganggu.

Pentingnya mitigasi bencana tanah longsor kemudian mendorong sejumlah mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk membuat sebuah sistem yang praktis untuk menanganinya. Hal tersebut pun terwujud dengan terciptanya Dokter Bensor, yakni sebuah aplikasi android yang menampilkan informasi dan menyediakan layanan laporan masyarakat tentang potensi bencana longsor di titik-titik lokasi rawan. “Informasi dari EWS ekstensiometer diintegrasikan dengan sebuah aplikasi berbasis android yang bisa diakses dan bermanfaat bagi masyarakat dalam mengantisipasi datangnya bencana tanah longsor,” ujar salah satu mahasiswa, Eka Damayanti dinukil dari laman UGM, Jumat (24/6/2016).

Eka dan rekannya yang terdiri atas Suryo Prakoso Putra, Setia Prihatin, Yuniar Rizki, serta Fathian Hafizhal itu merancang Dokter Bensor agar memiliki beberapa menu, seperti peta titik penempatan EWS ekstensiometer berisikan koordinat, lokasi administrasi, tanggal dan jam, besar pergeseran yang terjadi, serta tingkat bahaya. Selain itu, terdapat pula menu laporan dari masyarakat. “Menu ini berisi tentang laporan masyarakat yang mengetahui gejala-gejala awal longsor di sekitar mereka. Selain itu, dalam aplikasi juga dilengkapi dengan peta kerentanan gerakan massa tanah, kalender mitigasi bencana longsor, informasi link Badan Penanggulangan Bencana (BPBD), info bencana longsor terbaru, dan edukasi bencana longsor,” terang mahasiswa Fakultas Teknik itu.

Sedangkan Yanuar menambahkan, kelebihan aplikasi mitigasi android ini, yakni laporan masyarakat yang berisi komentar tentang gejala tanah longsor di sekitarnya membuat mereka dapat berperan aktif dalam usaha mitigasi bencana longsor. “Kendala yang dihadapi oleh pembuatan peta yaitu kesulitan dalam memperoleh data dapat diatasi dengan laporan masyarakat yang cenderung lebih cepat dan efisien. Dengan aplikasi ini masyarakat dapat melakukan mitigasi bencana dengan lebih cepat, efektif, dan efisien,” pungkas Yanuar.

Sumber: Okezone

Bagikan ke Akun Jaringan Sosial :

FacebookTwitterGoogleTumblrPinterest


About

Redaksi bertugas sebagai penyunting dan penerbit sekaligus editor untuk isi dari semua website yang ada dihalaman website BPBD Kabupaten Blitar, sekaligus bertanggungjawab atas keterangan semua isi berita yang telah diterbitkan. Mengatur penjadwalan penerbitan berita dan mendesain isi berita agar menarik dan komunikatif. Bagi siapapun yang ingin berpartisipasi untuk mengirimkan informasi maupun berita agar diterbitkan di halaman website BPBD Kab Blitar ini bisa langsung mengirimkan email ke redaksi@bpbdkabblitar.info untuk lebih lanjutnya akan ditinjau ulang dan diterbitkan.

Kabupaten Blitar memiliki, luas wilayah ±1.588,79 Km², 22 Kecamatan, 248 Desa/Kelurahan serta jumlah penduduk 1.116.639 . Secara Geografis terletak pada 112°19'32"E Bujur Timur dan 8°4'43"S Lintang Selatan.

Ikuti Kami

  • 100 ribu orang terdampak banjir di NTB, sebagian ditampung di lantai dua masjid-masjid https://t.co/sMK8gSSDLh https://t.co/oXPZG38J7G - https://t.co/sMK8gSSDLh 1 month ago

  • Beberapa Bencana Alam Yang Terjadi pada Akhir Tahun 2016 https://t.co/hQ7z8DQ1Em https://t.co/z2v7pdLuIg - https://t.co/hQ7z8DQ1Em 1 month ago

  • Sering gempa, warga Aceh ‘harus siap hidup bersama bencana’ https://t.co/XYdGn2wZPM https://t.co/6EsvknuIVt - https://t.co/XYdGn2wZPM 1 month ago

Galeri Kami

    Kontak Kami

    Kontak

    Email: admin@bpbdkabblitar.info

    Phone: 0342- 692819

    Fax: 0342- 692819

    Address: Jl. Bromo No.3 Wlingi - Blitar