Sunday, 30/7/2017 | : : UTC+7
BPBD Kabupaten Blitar – Wlingi

BPBD Jabar Dan Basarnas Lakukan Startegi Antisipasi Bencana Di Jalur Mudik

BPBD Jabar Dan Basarnas Lakukan Startegi Antisipasi Bencana Di Jalur Mudik

Antisipasi jalur mudik rawan bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar dan Badan SAR Nasional (Basarnas) Kantor Bandung sudah menyiapkan strategi guna mengantisipasi titik-titik potensi bencana banjir dan longsor.

BPBD Jabar memetakan sejumlah area rawan terjadinya longsor yang berada di lintasan jalur mudik dan balik lebaran Idul Fitri 2016. Sebagian besar lokasi tersebut berada di jalur selatan mulai kawasan Rancaekek, Nagreg, Limbangan, Malangbong, hingga Tasikmalaya. “Biasanya rawan longsor, tapi untuk tahun ini kita tidak tahu karena saat ini tidak musim hujan,” kata Kepala BPBD Jabar Haryadi Wargadibrata kepada kepada wartawan usai kegiatan Apel Operasi Ramadniya 2016 di Lapangan Tegalega, Kota Bandung, Kamis (30/6/2016).

Untuk jalur utara, Haryadi menyebut terdapat lokasi yang diperkirakan terdampak banjir. Sebab, sambung dia, hujan disertai angin kecang masih berpotensi melanda kawasan Jabar. Melihat kondisi tersebut, Haryadi memerintahkan anak buahnya untuk memantau sungai yang kerap meluap saat terjadi hujan.

BPDD Jabar juga terus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk memperbaiki sistem irigasi. “Terakhir di Indramayu ada banjir. Tapi itu juga bukan banjir rob, hanya genangan kemudian ada saluran irigasi yang jebol kemudian menggenang. Ini juga akan kami antisipasi karena karena bisa menyebabkan infrastruktur rusak dan kecelakaan,” tutur Haryadi.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar waspada bencana alam yang bisa saja terjadi di seluruh jalur mudik di Jabar. Alasannya, menurut Haryadim perubahan musim tahun ini berpotensi terjadi cuaca ekstrem. Guna mengoptimalkan antisipasi bencana alam, kata dia, BPBD Jabar membangun posko di sepanjang jalur mudik dengan melibatkan 150 personel.

Senada diungkapkan Kepala Basarnas Kantor SAR Bandung Slamet Riyadi. “Bagi kami (Basarnas) semua jalur mudik di Jabar rawan bencana alam,” kata Riyadi kepada detikcom di lokasi yang sama. Upaya mengantisipasi terjadinya bencana alam di sejumlah wilayah khususnya jalur mudik tahun ini, Riyadi menjelaskan, timnya menyiapkan delapan posko tanggap darurat. Lokasinya antara lain di Nagreg, Garut, Tasikmalaya, Pangandaran, Cadaspangeran, dan Cipali. “Setiap posko terdapat 12 personil lengkap dengan perlengkapan tanggap darurat,” ucap dia.

Riyadi mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung untuk tetap waspada dengan segala ancaman bencana alam yang terjadi. Selain itu, sambung dia, pemudik juga harus mempersiapkan kondisi fisik maupun kendaraan. “Karena gangguan saat mudik itu bukan hanya bencana alam tetapi kecelakaan lalu lintas karena human error atau faktor lainnya,” ujar Riyadi. Polda Jabar mencatat titik-titik longsor ini tersebar di sejumlah daerah meliputi jalur utara, tengah dan selatan. Jalur-jalur tersebut biasa menjadi pelintasan kendaraan masyarakat saat arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri.  “Lima daerah rawan longsor itu terdiri dari Cadas Pangeran (Sumedang), Gentong-Ciawi-Trowek Baru (Tasikmalaya), Salopa-Traju (Tasimalaya), Puncak Bogor (Bogor), dan Tol Cipali,” kata Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus.

Sumber: Detik

Bagikan ke Akun Jaringan Sosial :

FacebookTwitterGoogleTumblrPinterest


About

Redaksi bertugas sebagai penyunting dan penerbit sekaligus editor untuk isi dari semua website yang ada dihalaman website BPBD Kabupaten Blitar, sekaligus bertanggungjawab atas keterangan semua isi berita yang telah diterbitkan. Mengatur penjadwalan penerbitan berita dan mendesain isi berita agar menarik dan komunikatif. Bagi siapapun yang ingin berpartisipasi untuk mengirimkan informasi maupun berita agar diterbitkan di halaman website BPBD Kab Blitar ini bisa langsung mengirimkan email ke redaksi@bpbdkabblitar.info untuk lebih lanjutnya akan ditinjau ulang dan diterbitkan.

Kabupaten Blitar memiliki, luas wilayah ±1.588,79 Km², 22 Kecamatan, 248 Desa/Kelurahan serta jumlah penduduk 1.116.639 . Secara Geografis terletak pada 112°19'32"E Bujur Timur dan 8°4'43"S Lintang Selatan.

Ikuti Kami

  • 100 ribu orang terdampak banjir di NTB, sebagian ditampung di lantai dua masjid-masjid https://t.co/sMK8gSSDLh https://t.co/oXPZG38J7G - https://t.co/sMK8gSSDLh 2 months ago

  • Beberapa Bencana Alam Yang Terjadi pada Akhir Tahun 2016 https://t.co/hQ7z8DQ1Em https://t.co/z2v7pdLuIg - https://t.co/hQ7z8DQ1Em 2 months ago

  • Sering gempa, warga Aceh ‘harus siap hidup bersama bencana’ https://t.co/XYdGn2wZPM https://t.co/6EsvknuIVt - https://t.co/XYdGn2wZPM 2 months ago

Galeri Kami

    Kontak Kami

    Kontak

    Email: admin@bpbdkabblitar.info

    Phone: 0342- 692819

    Fax: 0342- 692819

    Address: Jl. Bromo No.3 Wlingi - Blitar