Thursday, 27/7/2017 | : : UTC+7
BPBD Kabupaten Blitar – Wlingi

Tanggap Darurat Kekeringan Bandung

Tanggap Darurat Kekeringan Bandung

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menaikan status kekeringan saat ini menjadi tanggap darurat. Status tanggap darurat tersebut dibuat mengingat banyaknya lahan pertanian yang puso dan sulitnya warga memperoleh air bersih.

Asisten Daerah II Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Bandung, Marlan, menuturkan, status tanggap darurat ini akan mulai berlaku terhitung dari 15 September sampai 3 Oktober mendatang. “Jadi di daerah yang rawan (kekeringan) akan disediakan tangki penampung air dan air bersih,” tutur Marlan belum lama ini.

Kata dia, status tanggap darurat kekeringan ini akan ditujukan bagi 62 desa di 26 kecamatan. Sebelumnya, status di 62 desa itu masih pada siaga bencana. Namun, karena melihat kondisi terkini, pihaknya memutuskan untuk menaikan status kebencanaannya menjadi tanggap darurat.

Wilayah yang ditetapkan statusnya menjadi tanggap darurat ini memang selalu menjadi langganan kekeringan. Di antara desa yang terkena dampak kemarau, yakni Desa Margamekar di Kecamatan Baleendah, dan Desa Pangauban di Kecamatan Katapang.

Marlan mengaku telah berkoordinasi dengan SKPD terkait, yakni Dinas Pemukiman, Tata Ruang, dan Kebersihan (Dispertasih) untuk segera mengantisipasi daerah yang kekeringan, melalui penyediaan air bersih ke tiap desa.

Selain itu, untuk mencegah kurangnya air bersih pada musim kemarau, pada tahun depan, ia meminta kepada Dispertasih untuk membikin program penyediaan air bersih untuk pedesaan. Program yang kemungkinan bergulir pada tahun depan, itu akan diserahkan kepada pemerintahan desa masing-masing untuk dikelola secara bersama.

Dispertasih pun bakal berkoordinasi dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sebelum menyerahkan pengelolaan air bersih ke desa-desa. Sebab, menurut dia, BPBD tentu mengetahui secara gamblang daerah mana saja di Kabupaten Bandung yang langganan mengalami kekeringan. Penetapan status tanggap darurat di 62 desa, itu dilakukan berdasarkan laporan dari tiap kecamatan yang terindikasi rawan kekeringan.

Sumber: Republika

 

Bagikan ke Akun Jaringan Sosial :

FacebookTwitterGoogleTumblrPinterest


About

Redaksi bertugas sebagai penyunting dan penerbit sekaligus editor untuk isi dari semua website yang ada dihalaman website BPBD Kabupaten Blitar, sekaligus bertanggungjawab atas keterangan semua isi berita yang telah diterbitkan. Mengatur penjadwalan penerbitan berita dan mendesain isi berita agar menarik dan komunikatif. Bagi siapapun yang ingin berpartisipasi untuk mengirimkan informasi maupun berita agar diterbitkan di halaman website BPBD Kab Blitar ini bisa langsung mengirimkan email ke redaksi@bpbdkabblitar.info untuk lebih lanjutnya akan ditinjau ulang dan diterbitkan.

Kabupaten Blitar memiliki, luas wilayah ±1.588,79 Km², 22 Kecamatan, 248 Desa/Kelurahan serta jumlah penduduk 1.116.639 . Secara Geografis terletak pada 112°19'32"E Bujur Timur dan 8°4'43"S Lintang Selatan.

Ikuti Kami

  • 100 ribu orang terdampak banjir di NTB, sebagian ditampung di lantai dua masjid-masjid https://t.co/sMK8gSSDLh https://t.co/oXPZG38J7G - https://t.co/sMK8gSSDLh 1 month ago

  • Beberapa Bencana Alam Yang Terjadi pada Akhir Tahun 2016 https://t.co/hQ7z8DQ1Em https://t.co/z2v7pdLuIg - https://t.co/hQ7z8DQ1Em 1 month ago

  • Sering gempa, warga Aceh ‘harus siap hidup bersama bencana’ https://t.co/XYdGn2wZPM https://t.co/6EsvknuIVt - https://t.co/XYdGn2wZPM 1 month ago

Galeri Kami

    Kontak Kami

    Kontak

    Email: admin@bpbdkabblitar.info

    Phone: 0342- 692819

    Fax: 0342- 692819

    Address: Jl. Bromo No.3 Wlingi - Blitar