Thursday, 27/7/2017 | : : UTC+7
BPBD Kabupaten Blitar – Wlingi

BPBD Sleman Targetkan Delapan Desa Penyangga Bencana

BPBD Sleman Targetkan Delapan Desa Penyangga Bencana

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan dapat merintis delapan desa penyangga bencana pada 2017. Desa penyangga nantinya akan menjadi tempat penyelenggara pelayanan pengungsian jika terjadi bencana alam. Ada bagian dapur umum, pos kesehatan, hingga evakuasi.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan, BPBD Sleman, Heru Saptono, Ahad (4/9) mengatakan, “Setelah merintis tujuh desa penyangga dalam dua tahun terkahir ini, pada 2017 kami tergetkan sedikitnya delapan desa yang akan kembali dirintis”.

Menurut dia, pihaknya saat ini masih mencermati desa-desa di Kabupaten Sleman yang dapat dirintis sebagai desa penyangga bencana. “Nanti akan kami pilih desa-desa mana yang bisa sebagai penyangga bencana,” katanya.

Ia mengatakan, penanggulangan bencana dan penanganan pengusi bencana akan lebih mudah terkoordinasikan nantinya dengan adanya desa penyangga bencana ini. Berbeda ketika erupsi Gunung Merapi 2010, yang mana saat itu belu ada koordinasi sehingga pengungsi menyebar. “Dulu pengungsi korban Merapi menyebar, ada yang di Youth Center, Stadion Maguwoharjo, maupun lokasi lain, bahkan hingga Gunung Kidul,” katanya.

Ia mengatakan saat ini desa penyangga bencana yang dirintis ada sekitar tujuh desa. Di antaranya, di Trimulyo dan Pandowoharjo di Sleman, Lumbungrejo di Tempel, Donoharjo di Ngaglik, Candibibangun di Pakem, serta Argomulyo dan Wukirsari di Cangkringan.”Desa-desa penyangga tersebut sudah melakukan penandatanganan kesepakatan (MOU) dengan desa berdampak bencana. Ini yang namanya paseduluran (persaudaraan) desa. Antara desa terdampak dengan desa penyangga,” katanya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan mengatakan selain menyiapkan tempat untuk pengungsian, BPBD Sleman juga mengasah keterampilan para relawan. Sehingga ketika sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat karena bencana dan tak terjangkau oleh petugasnya, mereka bisa siap. “Ketika ada pengungsian, mereka bisa juga melakukan tindakan. Semisal dengan mendirikan tenda pengungsian. Ketrampilan yang diasah berupa pendirian tenda pengungsian,” katanya.

Sumber: Republika

Bagikan ke Akun Jaringan Sosial :

FacebookTwitterGoogleTumblrPinterest


About

Redaksi bertugas sebagai penyunting dan penerbit sekaligus editor untuk isi dari semua website yang ada dihalaman website BPBD Kabupaten Blitar, sekaligus bertanggungjawab atas keterangan semua isi berita yang telah diterbitkan. Mengatur penjadwalan penerbitan berita dan mendesain isi berita agar menarik dan komunikatif. Bagi siapapun yang ingin berpartisipasi untuk mengirimkan informasi maupun berita agar diterbitkan di halaman website BPBD Kab Blitar ini bisa langsung mengirimkan email ke redaksi@bpbdkabblitar.info untuk lebih lanjutnya akan ditinjau ulang dan diterbitkan.

Kabupaten Blitar memiliki, luas wilayah ±1.588,79 Km², 22 Kecamatan, 248 Desa/Kelurahan serta jumlah penduduk 1.116.639 . Secara Geografis terletak pada 112°19'32"E Bujur Timur dan 8°4'43"S Lintang Selatan.

Ikuti Kami

  • 100 ribu orang terdampak banjir di NTB, sebagian ditampung di lantai dua masjid-masjid https://t.co/sMK8gSSDLh https://t.co/oXPZG38J7G - https://t.co/sMK8gSSDLh 1 month ago

  • Beberapa Bencana Alam Yang Terjadi pada Akhir Tahun 2016 https://t.co/hQ7z8DQ1Em https://t.co/z2v7pdLuIg - https://t.co/hQ7z8DQ1Em 1 month ago

  • Sering gempa, warga Aceh ‘harus siap hidup bersama bencana’ https://t.co/XYdGn2wZPM https://t.co/6EsvknuIVt - https://t.co/XYdGn2wZPM 1 month ago

Galeri Kami

    Kontak Kami

    Kontak

    Email: admin@bpbdkabblitar.info

    Phone: 0342- 692819

    Fax: 0342- 692819

    Address: Jl. Bromo No.3 Wlingi - Blitar