Thursday, 27/7/2017 | : : UTC+7
BPBD Kabupaten Blitar – Wlingi

Pemadaman Hutan Lindung Suligi

Pemadaman Hutan Lindung Suligi

Dua helikopter jenis MI-8 dan Sikorsky kembali diterbangkan guna menanggulangi kebakaran hutan dan lahan melalui operasi pengeboman air di Hutan Lindung Suligi di perbatasan Kampar-Rokan Hulu, Riau, Senin (12/9).

“Titik api masih berada di lokasi yang sama dengan kemarin,” kata Komandan Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin Marsekal Pertama Henri Alfian di Pekanbaru menegaskan, kebakaran yang terjadi di Bukit Suligi pada hari ini merupakan imbas dari kebakaran yang terjadi sehari sebelumnya.

Untuk itu, jika kemarin pengeboman air dilakukan dengan satu helikopter, pada hari ini dikerahkan dua unit heli dengan harapan titik api berhasil dibasmi. Dari udara, terpantau asap tebal dari dua titik puncak bukit membumbung dan berpotensi mencemari udara di sekitar lokasi kebakaran.

Sementara itu, MI-8 dan Sikorsky terpantau silih berganti melakukan pemadaman. Total lebih dari 60 kali pengeboman air dilakukan kedua heli yang masing-masing mampu memuntahkan 5 ton sekali terbang itu.

Kawasan Hutan Lindung Bukit Suligi merupakan hamparan hutan tropis basah, dengan luas areal sekitar 300 hektare di Rokan Hulu. Kawasan tersebut berjarak sekitar 139 kilometer dari Kota Pekanbaru.Pada saat pemadaman berlangsung, terlihat jelas bekas aktivitas pembalakan liar di kawasan tersebut.

Sejumlah gubuk juga terlihat jelas di sekitar lokasi itu. Sementara itu, berdasarkan laporan tim udara, saat pemadaman berlangsung terlihat pula sejumlah orang yang sedang beraktivitas tidak jauh dari bekas pembalakan liar dan titik api. Beberapa dari mereka dilaporkan pergi saat melihat tim udara mendekat. Informasi yang dirangkum aktivitas penggundulan hutan di kawasan tersebut telah berlangsung lama.

Hutan Lindung Bukit Suligi selama ini dikenal karena keindahan panoramanya, gua dan air terjun. Namun, kawasan itu kini kian terancam akibat perambahan untuk dialihfungsikan secara ilegal menjadi perkebunan sawit, terutama di kaki bukit.

Perambahan lahan negara tidak hanya terjadi di Bukit Suligi, namun terjadi di sejumlah kawasan konservasi di Riau seperti Taman Nasional Tesso Nilo, Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Hutan Lindung Rimbang Baling serta Taman Nasional Bukit Tiga Puluh.

Sumber: Antara

Bagikan ke Akun Jaringan Sosial :

FacebookTwitterGoogleTumblrPinterest


About

Redaksi bertugas sebagai penyunting dan penerbit sekaligus editor untuk isi dari semua website yang ada dihalaman website BPBD Kabupaten Blitar, sekaligus bertanggungjawab atas keterangan semua isi berita yang telah diterbitkan. Mengatur penjadwalan penerbitan berita dan mendesain isi berita agar menarik dan komunikatif. Bagi siapapun yang ingin berpartisipasi untuk mengirimkan informasi maupun berita agar diterbitkan di halaman website BPBD Kab Blitar ini bisa langsung mengirimkan email ke redaksi@bpbdkabblitar.info untuk lebih lanjutnya akan ditinjau ulang dan diterbitkan.

Kabupaten Blitar memiliki, luas wilayah ±1.588,79 Km², 22 Kecamatan, 248 Desa/Kelurahan serta jumlah penduduk 1.116.639 . Secara Geografis terletak pada 112°19'32"E Bujur Timur dan 8°4'43"S Lintang Selatan.

Ikuti Kami

  • 100 ribu orang terdampak banjir di NTB, sebagian ditampung di lantai dua masjid-masjid https://t.co/sMK8gSSDLh https://t.co/oXPZG38J7G - https://t.co/sMK8gSSDLh 1 month ago

  • Beberapa Bencana Alam Yang Terjadi pada Akhir Tahun 2016 https://t.co/hQ7z8DQ1Em https://t.co/z2v7pdLuIg - https://t.co/hQ7z8DQ1Em 1 month ago

  • Sering gempa, warga Aceh ‘harus siap hidup bersama bencana’ https://t.co/XYdGn2wZPM https://t.co/6EsvknuIVt - https://t.co/XYdGn2wZPM 1 month ago

Galeri Kami

    Kontak Kami

    Kontak

    Email: admin@bpbdkabblitar.info

    Phone: 0342- 692819

    Fax: 0342- 692819

    Address: Jl. Bromo No.3 Wlingi - Blitar