Thursday, 27/7/2017 | : : UTC+7
BPBD Kabupaten Blitar – Wlingi

Tips Antisipasi Bencana, Kenali Simbol Warna Untuk Mendirikan Rumah

Tips Antisipasi Bencana, Kenali Simbol Warna Untuk Mendirikan Rumah

Bencana alam banjir bandang yang terjadi di Garut Jawa Barat, sejatinya perlu mendapat perhatian khusus dari kita semua. Tidak hanya merusak rumah dan infrastruktur di sana, bencana ini juga merenggut nyawa hingga puluhan jiwa.

Mengulik tentang fenomena terjadinya bencana alam yang bisa terjadi kapan saja, Dicky Muslim, peneliti geologi dari Fakultas Geologi Universitas Padjadjaran, mengingatkan bahwa Indonesia memang wilayah yang rawan bencana. “Hampir semua daerah di Indonesia rawan bencana jika dilihat dari wilayahnya yang banyak terdapat pegunungan, lembah dan perbukitan, hutan tropis yang rimbun, sungai yang membentang, serta pantai dan laut yang luuas,” jelas diki Dicky  Juma’at (23/9/2016).

Ia juga memaparkan, berdasarkan Undang-undang No. 26 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, bencana geologi di Indonesia diklasifikasikan menjadi empat jenis, yakni letusan gunung api, longsor, gempa, dan tusnami.“Keempat klasifikasi tersebut merupakan bencana yang diakibatkan oleh ragam kontur yang dimiliki oleh hampir seluruh wilayah di Indonesia,” ucapnya.

Sekilas, memang kontur di Indonesia menjadi kekayaan yang indah dan memiliki potensi yang menarik untuk dieksplorasi. Namun, taukah Anda, kendati terlihat indah, daerah-daerah di Indonesia sebenarnya memiliki tingkat kerawanan yang spesifik. Tingkat kerawanan tersebut tertera pada pemetaan wilayah berdasarkan ilmu geologi teknik, yang ditandai dengan simbol warna-warna.

“Misalnya, bila warna merah, daerah tersebut memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi. Jika warna kuning, masih tergolong sedang, dan hijau menunjukkan daerah tersebut masih aman. Jawa Barat, termasuk Garut, dikategorikan sebagai daerah yang masuk ke dalam kategori tinggi, ” ujar Dicky.

Lebih lanjut, Dicky juga berpesan kepada masyarakat Indonesia untuk mengindahkan tingkat kerawanan bencana pada suatu daerah, terutama pada saat hendak mencari tempat tinggal. “Cara sederhana bisa ditinjau dari beberapa parameter seperti jenis tanah dan air yang ada di daerah tersebut,” katanya.

Sumber: Liputan6

Bagikan ke Akun Jaringan Sosial :

FacebookTwitterGoogleTumblrPinterest


About

Redaksi bertugas sebagai penyunting dan penerbit sekaligus editor untuk isi dari semua website yang ada dihalaman website BPBD Kabupaten Blitar, sekaligus bertanggungjawab atas keterangan semua isi berita yang telah diterbitkan. Mengatur penjadwalan penerbitan berita dan mendesain isi berita agar menarik dan komunikatif. Bagi siapapun yang ingin berpartisipasi untuk mengirimkan informasi maupun berita agar diterbitkan di halaman website BPBD Kab Blitar ini bisa langsung mengirimkan email ke redaksi@bpbdkabblitar.info untuk lebih lanjutnya akan ditinjau ulang dan diterbitkan.

Kabupaten Blitar memiliki, luas wilayah ±1.588,79 Km², 22 Kecamatan, 248 Desa/Kelurahan serta jumlah penduduk 1.116.639 . Secara Geografis terletak pada 112°19'32"E Bujur Timur dan 8°4'43"S Lintang Selatan.

Ikuti Kami

  • 100 ribu orang terdampak banjir di NTB, sebagian ditampung di lantai dua masjid-masjid https://t.co/sMK8gSSDLh https://t.co/oXPZG38J7G - https://t.co/sMK8gSSDLh 1 month ago

  • Beberapa Bencana Alam Yang Terjadi pada Akhir Tahun 2016 https://t.co/hQ7z8DQ1Em https://t.co/z2v7pdLuIg - https://t.co/hQ7z8DQ1Em 1 month ago

  • Sering gempa, warga Aceh ‘harus siap hidup bersama bencana’ https://t.co/XYdGn2wZPM https://t.co/6EsvknuIVt - https://t.co/XYdGn2wZPM 1 month ago

Galeri Kami

    Kontak Kami

    Kontak

    Email: admin@bpbdkabblitar.info

    Phone: 0342- 692819

    Fax: 0342- 692819

    Address: Jl. Bromo No.3 Wlingi - Blitar