Thursday, 27/7/2017 | : : UTC+7
BPBD Kabupaten Blitar – Wlingi

Lima Korban Banjir dan Longsor di Manado Telah Ditemukan

MANADO-Hujan yang turun selama tiga hari terakhir di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara telah menyebabkan banjir di longsor. Banjir melanda beberapa kelurahan di Kota Manado seperti Tuminting, Sario, Taas, Banjer, Tumumpa, Paal 2, Dendengan Luar, Ternate Tanjung, Ternate Baru dan Ketang Baru pada Kamis hingga Jumat (15-16/12/2016). Longsor juga terjadi di beberapa kelurahandi Kota Manado secara bersamaan yaitu di Kelurahan Pakowa, Dendengan Dalam, Bumi Nyiur, Kampung Islam dan Paal 4.

5 orang meninggal dunia akibat banjir dan longsor tersebut di Kota Manado. Longsor yang terjadi di Paal 4 pada Kamis (15/12/2016) pukul 23.30 Wita menimbun 2 warga yaitu bapak dan anaknya. Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban (Miton Abdulah/bapak) pada Jumat (16/12/2016) pukul 04.00 Wita. Sedangkan anaknya atas nama Sergio baru berhasil ditemukan pada Sabtu (17/12/2016) pukul 15.00 Wita. Keduanya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Sementara itu, banjir pada Kamis siang telah menghayutkan Idrus Mangantar (20) di Kombos Timur Manado di bagian dari dari DAS Tondano. Korban ditemukan di Singkil oleh Polair Polresta Manado pada Sabtu pukul 14.00 Wita. Banjir juga menghanyutkan anak-anak (Keiza, 7) di Sungai Bailang Kelurahan Tuminting. Korban ditemukan pada Jumat siang dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Di tempat lain, petugas menemukan korban hanyut laki-laki dewasa ditemukan di tepi pantai belakang Megamas pada Sabtu pukul 15.00 Wita. Korban belum teridentifikasi dan masih di rumah sakit.

Tim SAR gabungan dari TNI, Polri, BPBD Kota Manado, BPBD Sulawesi Utara, SAR, RAPI, SKPD dan relawan telah menemukan kelima korban bencana. BPBD Manado dan BPBD Prov.Sulut telah menyerahkan bantuan kepada keluarga korban berupa kasur, makanan siap saji, selimut, makan untuk petugas, dan lainnya.

Masyarakat Kota Manado dihimbau untuk waspada dari banjir dan longsor. Kota Manado rawan tinggi dari banjir dan longsor. Masyarakat yang tinggal di lereng-lereng perbukitan makin bertambah akibat terbatasnya daerah yang datar sehingga perbukitan dijadikan permukiman. Sungai-sungai juga mengalami penyempitan dangkal karena sedimentasi. Beberapa permukiman juga berkembang di dataran banjir.

Sumber: BNPB
Sutopo Purwo Nugroho

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Bagikan ke Akun Jaringan Sosial :

FacebookTwitterGoogleTumblrPinterest


About

Redaksi bertugas sebagai penyunting dan penerbit sekaligus editor untuk isi dari semua website yang ada dihalaman website BPBD Kabupaten Blitar, sekaligus bertanggungjawab atas keterangan semua isi berita yang telah diterbitkan. Mengatur penjadwalan penerbitan berita dan mendesain isi berita agar menarik dan komunikatif. Bagi siapapun yang ingin berpartisipasi untuk mengirimkan informasi maupun berita agar diterbitkan di halaman website BPBD Kab Blitar ini bisa langsung mengirimkan email ke redaksi@bpbdkabblitar.info untuk lebih lanjutnya akan ditinjau ulang dan diterbitkan.

Kabupaten Blitar memiliki, luas wilayah ±1.588,79 Km², 22 Kecamatan, 248 Desa/Kelurahan serta jumlah penduduk 1.116.639 . Secara Geografis terletak pada 112°19'32"E Bujur Timur dan 8°4'43"S Lintang Selatan.

Ikuti Kami

  • 100 ribu orang terdampak banjir di NTB, sebagian ditampung di lantai dua masjid-masjid https://t.co/sMK8gSSDLh https://t.co/oXPZG38J7G - https://t.co/sMK8gSSDLh 1 month ago

  • Beberapa Bencana Alam Yang Terjadi pada Akhir Tahun 2016 https://t.co/hQ7z8DQ1Em https://t.co/z2v7pdLuIg - https://t.co/hQ7z8DQ1Em 1 month ago

  • Sering gempa, warga Aceh ‘harus siap hidup bersama bencana’ https://t.co/XYdGn2wZPM https://t.co/6EsvknuIVt - https://t.co/XYdGn2wZPM 1 month ago

Galeri Kami

    Kontak Kami

    Kontak

    Email: admin@bpbdkabblitar.info

    Phone: 0342- 692819

    Fax: 0342- 692819

    Address: Jl. Bromo No.3 Wlingi - Blitar